Universitas Muhammadiyah Raih Akreditasi A untuk Fakultas Analis, Buktikan Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi
Jakarta – Universitas Muhammadiyah mencapai pencapaian gemilang dengan meraih status akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk Fakultas Analis. Pengumuman resmi ini disampaikan melalui surat keputusan nomor 0847/SK/BAN-PT/Ak.Fak/IV/2026 yang diterima kampus pada Jumat, 13 April 2026. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika dan menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Akreditasi A untuk Fakultas Analis diraih setelah melalui proses evaluasi komprehensif yang melibatkan tim asesor independen dari berbagai universitas terkemuka nasional. Proses asesmen berlangsung selama tiga bulan, mulai dari Januari hingga Maret 2026, dengan fokus pada delapan aspek standar akreditasi yang meliputi visi, misi, dan tujuan; tata kelola, kepemimpinan, dan manajemen; kemahasiswaan dan lulusan; sumber daya manusia; sarana dan prasarana; pendidikan; penelitian; dan pengabdian kepada masyarakat.
Dekan Fakultas Analis Universitas Muhammadiyah, Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.T., menyatakan kebanggaannya atas pencapaian yang telah diraih oleh seluruh jajaran fakultas. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di ruang auditorium kampus utama, Sabtu sore lalu, Dekan Sutrisno menerangkan perjalanan panjang menuju akreditasi A ini.
“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT atas pencapaian ini. Raihan akreditasi A bukanlah akhir dari upaya kami, melainkan momentum baru untuk terus meningkatkan standar kualitas pendidikan. Selama empat tahun terakhir, kami telah melakukan transformasi besar-besaran di berbagai bidang, mulai dari kurikulum, SDM, fasilitas pembelajaran, hingga sistem manajemen akademik,” ujar Dr. Bambang Sutrisno dengan penuh penekanan.
Rektor Universitas Muhammadiyah, Prof. Dr. Soemartono, Ph.D., turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras Fakultas Analis. Dalam kesempatan yang sama, Prof. Soemartono menjelaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi pendidikan tinggi berkualitas internasional yang mengintegrasikan nilai-nilai islami dengan standar akademik global.
“Universitas Muhammadiyah memiliki komitmen yang teguh dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pencapaian akreditasi A untuk Fakultas Analis menunjukkan bahwa strategi pengembangan institusional kami telah efektif. Kami tidak puas dengan pencapaian ini, melainkan akan terus mendorong semua fakultas lainnya untuk meningkatkan standar akreditasi mereka,” kata Prof. Soemartono dengan penuh keyakinan.
Perjalanan Menuju Akreditasi A
Pencapaian status akreditasi A Fakultas Analis tidak datang dengan mudah. Fakultas yang mengelola program studi Analisis Data, Analisis Kimia, dan Analisis Farmasi ini telah melalui perjalanan panjang perbaikan berkelanjutan. Pada tahun 2022, akreditasi Fakultas Analis berada pada status B dengan beberapa catatan penting dari asesor, terutama terkait kurikulum, kualifikasi dosen, dan sarana penelitian.
Menyadari tantangan tersebut, pimpinan Fakultas Analis segera menyusun rencana aksi komprehensif dengan melibatkan semua stakeholder internal maupun eksternal. Rencana strategic ini mencakup lima pilar utama: pengembangan sumber daya manusia, penguatan infrastruktur akademik, inovasi kurikulum, peningkatan riset dan publikasi, serta penguatan relasi dengan industri dan masyarakat.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Analis, Dr. Siti Nurhaliza, M.Sc., menerangkan detail upaya-upaya konkret yang telah dilaksanakan. “Kami telah merekrut 12 dosen baru dengan latar belakang S3 dari universitas terkemuka dalam dan luar negeri. Tidak hanya itu, kami juga mengutus 15 dosen untuk melanjutkan studi doktoral melalui beasiswa penuh. Di sisi infrastruktur, kami menginvestasikan 8 miliar rupiah untuk pembangunan laboratorium terpadu yang dilengkapi dengan peralatan analisis terkini,” jelas Dr. Nurhaliza dengan detail yang presisi.
Selain pengembangan SDM dan infrastruktur, Fakultas Analis juga melakukan revisi kurikulum yang signifikan. Kurikulum baru yang berlaku sejak tahun akademik 2023/2024 dirancang dengan pendekatan outcome-based education dan mengintegrasikan industry 4.0 standards. Program pembelajaran juga diperkaya dengan mata kuliah praktik lapangan yang melibatkan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan farmasi, laboratorium kesehatan, dan industri kimia terkemuka.
“Kami memastikan bahwa setiap lulusan Fakultas Analis tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui partnership dengan 35 perusahaan industri dan laboratorium, mahasiswa kami mendapatkan pengalaman belajar yang kontekstual,” papar Wakil Dekan Nurhaliza lebih lanjut.
Dukungan Penuh dari Manajemen Universitas
Kesuksesan Fakultas Analis meraih akreditasi A tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan universitas yang memberikan alokasi anggaran signifikan dan kebijakan-kebijakan yang mendukung peningkatan mutu. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Institusi, Prof. Dr. Hendra Gunawan, M.A., menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung pencapaian akreditasi A bagi semua fakultas.
“Pencapaian ini adalah hasil sinergi sempurna antara manajemen universitas, pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa. Universitas Muhammadiyah telah mengalokasikan dana khusus melalui program Hibah Peningkatan Mutu yang mencapai 25 miliar rupiah untuk periode 2023-2026. Alokasi ini didistribusikan ke seluruh fakultas dengan formula yang mempertimbangkan kebutuhan dan potensi setiap unit,” ungkap Prof. Hendra Gunawan dalam wawancara eksklusif.
Selain aspek pendanaan, universitas juga mengeluarkan kebijakan-kebijakan progresif yang memberikan insentif kepada dosen yang memiliki publikasi di jurnal internasional dan penelitian dengan impact tinggi. Program pengembangan karir dosen juga dibenahi dengan sistem reward yang lebih adil dan transparan.
Prestasi Mahasiswa dan Lulusan
Peningkatan mutu Fakultas Analis juga tercermin dari prestasi mahasiswa dan lulusan yang semakin membanggakan. Dalam lima tahun terakhir, mahasiswa Fakultas Analis telah memenangkan 23 penghargaan tingkat nasional dan internasional dalam berbagai lomba akademik dan kompetisi riset. Tingkat kelulusan tepat waktu juga meningkat dari 72% pada tahun 2022 menjadi 88% pada tahun 2025.
Aspek employability lulusan juga menunjukkan peningkatan signifikan. Data tracer study menunjukkan bahwa 94% lulusan Fakultas Analis terserap dalam dunia kerja dalam waktu enam bulan setelah lulus. Gaji awal lulusan juga meningkat dengan rata-rata 18% lebih tinggi dibandingkan dengan alumni generasi lima tahun sebelumnya.
Salah satu lulusan terbaik yang menjadi bukti kualitas Fakultas Analis adalah Siti Aminah, alumna tahun 2023 yang saat ini bekerja di sebuah laboratorium terkemuka di Singapura. “Program studi di Fakultas Analis telah mempersiapkan saya dengan baik. Kurikulum yang up-to-date, dosen yang berpengalaman, dan fasilitas laboratorium yang lengkap membuat saya percaya diri menghadapi tantangan di industri,” ujar Siti Aminah via video call dari Singapura.
Dampak Akreditasi A terhadap Kepercayaan Publik
Raihan akreditasi A oleh Fakultas Analis diproyeksikan akan meningkatkan kepercayaan publik dan peminat calon mahasiswa terhadap program-program yang ditawarkan. Kepala Bagian Admisi dan Penerimaan Mahasiswa, Dra. Eka Wijayanti, menyampaikan bahwa sudah ada indikasi peningkatan minat calon mahasiswa sejak pengumuman akreditasi ini.
“Dalam satu minggu setelah pengumuman akreditasi A, kami mencatat peningkatan 35% dalam pengajuan formulir pendaftaran untuk program studi di Fakultas Analis. Ini menunjukkan bahwa status akreditasi memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan calon mahasiswa memilih universitas dan program studi,” jelas Dra. Eka Wijayanti dengan antusias.
Selain itu, akreditasi A juga membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan institusi pendidikan dan riset internasional. Saat ini, Fakultas Analis sedang mengembangkan joint degree programs dengan dua universitas di Malaysia dan Thailand, yang direncanakan akan diluncurkan pada tahun akademik 2027/2028.
Tantangan dan Visi ke Depan
Meskipun telah meraih akreditasi A, pimpinan Fakultas Analis menyadari bahwa masih terdapat tantangan yang perlu diatasi. Salah satu tantangan utama adalah meningkatkan frekuensi dan kualitas publikasi penelitian dosen dan mahasiswa di jurnal internasional bereputasi tinggi. Saat ini, Fakultas Analis baru mencapai rata-rata 0,8 publikasi per dosen per tahun di level internasional, masih di bawah target minimum yang ditetapkan BAN-PT untuk akreditasi A unggul.
“Kami menargetkan bahwa dalam dua tahun ke depan, rata-rata publikasi dosen di level internasional meningkat menjadi 1,2 publikasi per tahun. Untuk mencapai ini, kami akan menjalin kerjasama riset yang lebih intens dengan universitas partner di luar negeri dan memberikan pelatihan intensif kepada dosen dalam penulisan artikel ilmiah internasional,” terang Dr. Bambang Sutrisno.
Visi Fakultas Analis ke depan adalah menjadi pusat unggulan pendidikan analis dan riset yang menghasilkan lulusan berkompeten tinggi dan penelitian berkontribusi signifikan terhadap kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkan visi ini, fakultas juga akan memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan diagnosis laboratorium gratis dan pelatihan analisis untuk usaha kecil menengah.
Penutup
Raihan akreditasi A oleh Fakultas Analis Universitas Muhammadiyah adalah hasil dari komitmen, kerja keras, dan dedikasi seluruh civitas akademika. Pencapaian ini bukan hanya prestasi bagi institusi, tetapi juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia dan mempersiapkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan nasional dengan standar kualitas internasional.
Dengan akreditasi A ini, diharapkan bahwa Universitas Muhammadiyah, khususnya Fakultas Analis, akan terus menjadi pilihan utama calon mahasiswa dan mitra terpercaya bagi industri dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Perjalanan menuju keunggulan akademik masih panjang, namun dengan fondasi yang kuat ini, Universitas Muhammadiyah siap mengambil langkah lebih maju menuju akreditasi A unggul dan pada akhirnya meraih pengakuan internasional. (*)